Nobar G30S/PKI, Momentum Bangkitkan Rasa Nasionalisme

oleh
Suasana nobar film G30S/PKI di Halaman Golkar Kalteng

PALANGKA RAYA – Momentum nonton bareng (nobar) film G30S/PKI, hendaknya dapat dijadikan sebagai tekad untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme yang mulai memudar. Selain itu, tetap jaga keutuhan NKRI,  yang saat ini sedang dilanda berbagai isu, yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kalteng, Wahid Yusuf didampingi Sekjen DPD AMPG Kalteng, Daduk Andryanto,  usai nobar di Halaman Partai Golkar Kalteng, Minggu dini hari (01/10/17).

“Pemuda sayap Partai Golkar, sangat mendukung acara nobar ini. Untuk kembali membangkitkan rasa nasionalisme. Kita harus tetap berpegangan dengan ideologi Pancasila, sehingga tidak akan terpecah belah,” ujar Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Palangka Raya ini.

Ditambahkan Sekjen DPD AMPG Kalteng, Daduk Andryanto, AMPG mempunyai tanggungjawab besar membina generasi pemuda khususnya penerus bangsa. Pasalnya saat ini nilai-nilai Pancasila sudah mulai terkikis dan landasan Pancasila sudah mulai hilang.

“Kita mendukung program nobar, supaya bangkit kembali rasa nasionalisme, kebangsaan serta Pancasila dan NKRI merupakan harga mati. Apalagi dengan situasi politik dan kondisi terakhir saat ini, agar jiwa Pancasila yang sudah mulai hilang, kembali tumbuh,” tuturnya.

Sementara itu Perwira Hukum Korem 102 Panju Panjung, Mayor CHK Suherman, MH, saat menyampaikan sekilas materi sebelum nobar dimulai, mengakui, saat ini sudah ada nilai-nilai yang tergeser di dalam sila-sila Pancasila.

“Jangankan butir-butir yang diamalkan, nilai nilai sila dari Pancasila tidak banyak yang mengamalkannya,” pungkas Suherman. (TV)