Isu Pembentukan Kabupaten Gambut Raya Kian Santer

oleh
Wakil Ketua DPRD Banjar, Saidan

MARTAPURA – Tuntutan pembentukan daerah pemekaran baru Kabupaten Gambut Raya untuk lepas dari Kabupaten induk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan “kian kencang,”.

Baru-baru ini tersiar kabar “pejuang-pejuang” pembentukan Kabupaten Gambut Raya membentuk kepanitiaan untuk melaksanakan Musyawarah Besar 2 untuk melahirkan kepengurusan tim penuntutan pemisahan diri dari Kabupaten Induk yang nantinya berjuang hingga ketingkat pusat menyampaikan tuntutan pemekaran.

Wakil DPRD Banjar, Saidan Pahmi membenarkan pembentukan kepanitiaan pelaksanaan Mubes yang ke 2 beberapa waktu lalu untuk melahirkan kepengurusan tim penuntutan yang nantinya akan membuat langkah strategis dalam memperjuangkan melepaskan Kecamatan Gambut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kecamatan Kertak Hanyar, Kecamatan Tatah Makmur, Kecamatan Aluh-aluh dan Kecamatan Beruntung Baru dari Kabupaten Banjar menjadi kabupaten pemekaran baru Kabupaten Gambut Raya.

Saidan menegaskan dengan dilaksanakannya Mubes yang ke 2 pada bulan Januari 2018 nanti merupakan bentuk keseriusan para pejuang-pejuang pembentukan Gambut Raya menjadi Kabupaten pemekaran baru dan menjadi kabupaten/kota ke 14 Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk susunan siapa saja yang masuk dalam tim penuntutan pembentukan Kabupaten Gambut Raya dan langkah strategis apa saja yang diambil, nanti pada Januari 2018 saat Mubes ke 2 nanti,” bebernya.

Menurut politisi  Demokrat ini, semua persyaratan administratif untuk membentuk kabupaten baru, Gambut Raya sudah memenuhi seperti yang diamanatkan Undang-undang No.23 Tahun 2014.