Satpol PP Kotabaru Tertibkan Pedagang Buah

oleh
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, H. Adi Sutomo

KOTABARU – Terkesan kumuh dan tak sedap dipandang mata, pemandangan itu terlihat di kawasan Jalan Veteran dan Jalan H Hasan Basri, beberapa pedagang buah menggunakan mobil jenis pick up berjualan di atas trotoar, yang secara tidak langsung menggangu akses pejalan kaki dan pengendara motor.

“Kita tertibkan kawasan ini berdasarkan keluhan masyarakat, sehingga kami langsung meresponnya dengan menurunkan 24 anggota Satpol PP, untuk membersihkan kawasan tersebt,” ungkap Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, H. Adi Sutomo saat dikonfirmasi B-ONETV, Kamis (28/09/17).

Menurutnya, pemerintah sama sekali tidak melarang berjualan, hanya saja para pedagang diharapkan bisa tertib dan menggangu ketertiban umum. Sehingga, tujuh pedagang buah yang ada di kawasan itu akan diarahkan ke lokasi lain, seperti di depan kawasan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru, karena lokasi tersebut dinilai bisa dimanfaatkan sementara waktu.

“Kita tidak melarang mereka berjualan, namun pedagang juga harus tahu aturan. Sehingga mereka boleh berjualan lokasi tersebut mulai pukul 17.00 wita hingga malam. Dan dari pagi hingga pukul 16.00 wita, diharapkan jangan ada yang berjualan, karena memasuki jam padat dan dapat mengganggu pejalan kaki dan pengendara yang lewat,” jelasnya.

Sementara salah seorang warga Desa Semayap, Masduki menilai, seharusnya ada penertiban yang dilakukan, karena dengan adanya aktifitas pedagang di atas trotoar, bukan hanya mengambil hak pejalan kaki, namun dapat menggangu arus lalu lintas.

“Yang namanya mencari rezeki apalagi itu halal tentunya baik. Hanya saja, kalau berkaitan dengan fasilitas umum pengguna jalan, sudah semestinya kita juga menyadari aturan dan jangan sampai lapak jualan yang digelar, justru dapat mengganggu orang yang lewat. Intinya adalah jangan melanggar dimana pun itu dan kita harus mentaati aturan yang sudah dibuat sedemikian rupa, untuk kebersamaan dan kebaikan,” ungkap Masduki S PdI. (Yh)