Ini Akar Masalah Sengketa Tapal Batas di Kalbar

oleh
Ilustrasi

PONTIANAK – Permasalahan tapal batas antara Kabupaten satu dengan kabupaten lain untuk di Kalimantan Barat masih banyak yang belum selesai.

Diantaranya Mempawah dengan Landak, Sintang dengan Sekadau, Sintang dengan Kapuas Hulu dan itu disebabkan proses pemekaran wilayah yang belum tuntas.

Kepala Biro Pemerintahan Y. Budimana mengatakan, inilah akibat dari pemekaran wilayah yang tidak selesai.

“Makanya pemekaran wilayah secara nasional itukan memang salah satu syaratnya adalah batas dulu ditata baru dimekarkan,” kata Y. Budiman saat ditemui di Kantor Gubenur, Rabu (27/09/27)..

Sementara di tempat terpisah Ketua Komisi Satu DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Subhan mengatakan, jika pihaknya akan memanggil semua yang terlibat dalam hal ini khususnya pemerintah Kubu Raya, Kota Pontianak dan Gubernur karena ini yang diprioritaskan.

“Inikan bukan permasalah baru. Permasalahan ini sudah lama pada fungsi biroksasi adalah melayani publik. Karena ini termasuk pelayanan publik selesaikan,” pinta Subhan.

Menurut ida, dalam permasalahan ini seharusnya Gubenur memanggil Bupati-bupati yang tapal batanya menjadi masalah. Karena pemerintah provinsi wakil pemerintah pusat oleh sebab itu ini wewenang gubenur.

“Masa jabatan gubenur sudah mau habis, kalau ini tidak selesai akan menjadi hutang,” kata Subhan. (Paul)