Asosiasi Futsal Kalteng Bakal Pertanyakan Kewenangan ke Pengurus Pusat

oleh
Ferry S Lessa, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalteng

PALANGKA RAYA – Tiga orang pengurus inti Asosiasi Futsal Provinsi Kalimantan Tengah, yakni ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti Rakornas Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang berlangsung dari 1-2 Oktober 2017.

“Kita akan menyampaikan masalah belum matchingnya sebutan antara tingkat pusat dan provinsi apakah asosiasi atau federasi. Karena di provinsi saat ini masih Asosiasi Futsal Provinsi, sedangkan pusat Federasi Futsal Indonesia,” kata Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalteng, Ferry S Lessa, di Palangka Raya, Kamis (29/9/17).

Namun Ferry menegaskan, dalam hal ini yang patut diketahui oleh seluruh pengurus di seluruh daerah, bahwa untuk SK sah yang berlaku di seluruh kabupaten/kota, harus dikeluarkan oleh provinsi, bukan merupakan rekomendasi dari PSSI setempat.

Untuk di Kalteng, kepengurusan asosiasi futsal yang belum terbentuk yakni Kabupaten Gunung Mas, Murung Raya, Barito Timur, Lamandau, Sukamara dan Kotawaringin Barat. Tetapi Gunung Mas, dalam waktu dekat akan terbentuk.

“Kami harapkan pada tahun ini, bagi kabupaten yang belum terbentuk kepengurusan dapat melakukannya. Kami sudah menghubungi pelaku futsal di daerah agar membuat kepengurusannya,” ujar Anggota DPRD Palangka Raya ini.

Dalam rakor tersebut juga dibicarakan, diantaranya kepastian bergulirnya Liga Nusantara di Kota Palangka Raya, yang dijadwalkan Oktober mendatang. Namun yang masih menjadi kendala karena GOR KONI yang selama ini menjadi tempat berlangsungnya pertandingan, masih dalam tahap renovasi.(TV)