Polres Banjarbaru Musnahkan Sabu

oleh
Pemusnahan barang bukti narkotika

BANJARBARU – Sabu seberat 6,63 gram yang merupakan barang bukti hasil dari kerja Satuan Reserse Narkoba Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dimusnahkan dengan cara dilarutkan bersama deterjen. Kemudian, setelah dilarutkan langsung dibuang kedalam toilet. Hal ini dilakukan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan peredaran barang haram jenis narkotika di wilayah Kota Banjarbaru, di lobi Mapolres Banjarbaru, Selasa (26/09/17) siang.

Pada pertengahan bulan September 2017 lalu, Satresnarkoba mengamankan AM (33), warga Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, yang kedapatan dan terbukti mengonsumsi sabu di wilayah hukum Kota Banjarbaru.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas kembali mengamankan MH (35) warga Palangkaraya, Kalimantan tengah yang terbukti sebagai pengedar dan penjual barang haram itu.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sembilan lembar plastik klip berisi sabu siap edar dengan berat total 6,63 gram sebagai barang bukti. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain yaitu timbangan digital warna silver yang diduga digunakan pelaku untuk menimbang sabu menjadi paketan kecil sebelum diedarkan.

Kedua pelaku yang saat ini masih menjalani pemeriksaan dan penyidikan petugas Satresnarkoba Polres Banjarbaru, turut dihadirkan dalam gelar pemusnahan barang bukti, yang dihadiri Jajaran BNN Kota Banjarbaru, Kejaksaan Kota Banjarbaru, Pengadilan Kota Banjarbaru, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Kota Banjarbaru.

Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru, Iptu Zaenuri menjelaskan, pemusnahan barang bukti dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan pasal 91 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Barang bukti wajib dimusnahkan paling lama tujuh hari, sejak menerima penetapan pemusnahan dari kepala kejaksaan,” jelasnya. (pri)