Jagoi Babang dan Siding Jadi Perhatian Khusus Kapolda Kalbar

oleh
Kapolda Kalbar bersalaman dengan anggota Polres Bengkayang

BENGKAYANG – Sejumlah kapolres di Kalimantan Barat disambangi Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Drs Erwin Triwanto SH Selasa (26/09/17). Kegiatan ini, diawali bertatap muka dengan Forkopimda di ruang rapat Kantor Bupati Bengkayang.  Poin penting yang dibahas terkait kebakaran hutan dan lahan, Pertambangan Tanpa Ijin (PETI), dan situasi di media sosial atau sosmed.

Selepas bersilahtutahmi dengan Forkopimda, dilanjutkan acara di Aula Mapolres, dimana Kapolres Bengkayang, AKBP Permadi Syahids Putra memaparkan situasi kesatuan wilayah perbatasan negara yang sampai saat ini belum berdiri PLBN, dan pelayanan border yang ada saat ini belum satu atap.

Dalam arahannya, mantan Kapolda Kalsel dan Kapolda Yogyakarta ini memberikan arahan kepada anggota Polres dan 14 Polsek jajaran Polres Bengkayang, poin utama yang menjadi perhatian terkait Kejahatan lintas batas negara, dan pengamanan wilayah kawasan perbatasan negara.

Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu terungkap penyelundupan narkoba dan barang illegal yang saat ini sedang disidik Polda Kalbar. Barang itu diduga dari distrik Serikin, Malaysia yang masuk melalui Jagoi Babang melalui jalur tikus atau jalan hutan, menuju Kecamatan Jagoi Babang, tujuan Bengkayang menuju Kota Pontianak.

“Comander wish Kapolri menjadi atensi, yang dijabarkan dalam hakikat tugas Polri untuk memelihara Kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat juga sebagai penegak hukum,” kata Irjen Pol Drs Erwin Triwanto SH.

Ia mengungkapkan, kepercayaan publik saat ini semakin meningkat terhadap Polri.  Untuk itu, Kapolda berharap, terus tingkatkan kinerja dan berjuang untuk mendapat public Trust.

“Apalagi, Kapolri telah mencanangkan Program Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya), sehingga harus kita laksanakan dengan kemauan dan kemampuan,” tegasnya.

Begitu juga pimpinan Polri menekankan Management Media untuk dikelola dengan baik.

“Masyarakat di dunia maya harus kita pantau. Pemberitaan hoax harus segera diluruskan, menghadapi perilaku yang hanya suka memberitakan kejelekan, kita harus sabar dan luruskan dengan informasi yang benar,” pungkasnya. (Andi)