Bocah Tenggelam, Warga Rampa Baru Geger

oleh
Ipda Toto Mariyono memeriksa kondisi korban di dalam ruang jenazah rumah sakit Kabupaten Kotabaru

KOTABARU – Temuan seorang bocah atas nama Dimas Saputra (15) yang tenggelam oleh masyarakat Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru Kalimantan Selatan atau tepatnya di kawasan perumnas Rampa Baru pada RT 16 sempat menggegerkan masyarakat sekitar.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari orang tua korban yang tinggal di jalan Selokayang Desa Semayap RT 09, Safarudin saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru mengatakan, anaknya merupakan penyandang disabilitas atau dalam kondisi keterbelakangan mental.

“Anak saya itu kondisinya tidak normal mulai sejak lahir, tapi yang namanya sudah menjadi takdir Allah SWT tentu kita terima dengan lapang meskipun pasti merasa kehilangan,” ungkapnya dengan nada pelan, Selasa (26/09/17).

Ia mengaku tidak mengetahui persisnya bagaimana peristiwa yang menimpa anaknya terjadi namun diketahui belakangan setelah mendengar informasi dari kakeknya.

“Dimas sendiri tinggal bersama ibu dan neneknya dan ketika mendengar informasi tersebut kakeknya langsung mendatangi rumah sakit untuk memastikan kebenarannya,” jelasnya.

Sementara, ditambahkan oleh Yana selaku ibu korban mengungkapkan, biasanya anaknya selalu dirumah namun entah kenapa sekitar pukul 05.00 wita atau subuh hari saat dilihat kedalam kamar ternyata Dimas sudah tidak ada di tempat tidur.

“Tentu saya mencari anak saya karena sewaktu dilihat didalam kamar tidak ada, dan memang biasaya kalau mau keluar rumah tidak diperbolehkan karena di khawatirkan berbuat yang tidak diinginkan,” katanya.

Nampak terlihat, nenek korban dalam kondisi lemas begitu menyaksikan cucunya terbaring di dalam ruang kamar jenazah rumah sakit.

Kanit Satpolair Ipda Toto Mariyono mengatakan, memang benar ada penemuan mayat anak kecil dan sesaat mendapatkan laporan pihaknya akan langsung mendatangi TKP namun kemudian ada informasi bahwa yang mana korban ternyata sudah dibawa ke rumah sakit.

“Kami langsung ke rumah sakit untuk mencek korban dan rupanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan yang didapat korban tenggelam dan dalam kondisi lemas akhirnya menghembuskan napas terakhirnya,” ungkapnya. (Yh)