Ini Usaha Pemkab Barito Utara Atasi Masalah Listrik Warganya

oleh
Camat Gunung Timang Sahmiludin Surapati bersama stap dan manajemen PLN, Saat memeriksa mesin diesel yang akan digunakan, Senin (25/09/17)

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah terus berusaha menyelesaikan permasalahan listrik di masyarakat.

Salah satunya di Kecamatan Gunung Timang, dan beberapa desa di wilayahnya, seperti Kandui hingga Batu Raya dan Kandui Malungai yang akan dipasang jaringan listrik.

Camat Gunung Timang, Sahmiludin Surapati kepada B-ONETV, Senin (25/09/17) mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan PLN,baik di Muara Teweh, Banjar Baru dan Palangkaraya mengenai percepatan pemasangan jaringan, terutama untuk Kandui ke Batu Raya.

Dari hasil tersebut rencana PLN akan memasang tiang dan jaringan arah ke batu raya. Dimana saat ini masih belum ada pemasangan.

“Oktober atau Nopember pemasangan tiang dan jaringan Insya Allah sudah dimulai,” katanya.

Menurutnya, dengan dipasangnya jaringan ini, maka nantinya PLN sudah bisa beroperasi 1 x 24 jam sama halnya dengan wilayah perkotaan. Namun, untuk menyalanya nanti masih menunggu jaringan yang berada di kilometer 33 arah Muara Teweh.

Memang saat ini jaringan dari arah Muara Teweh hanya sampai pada kilometer 33 saja. Karenanya pihak kecamatan terus bersosialisasi dengan warga di mana terdapat tanam tumbuh untuk dilakukan penebangan.

“Jadi kita terus memantau dan sosialisasi dengan warga mengenai rencana pemasangan tambahan tiang dari wilayah kilometer 33 hingga sampai ke kandui,” kata Sahmiludin Surapati.

Dijelaskannya pula, untuk wilayah Kandui Malungai memang diperkirakan akan menyala tidak sampai dua bulan kedepan, karena wilayah itu sudah ada jaringan dan untuk kedepannya sambil menunggu PLTG, dinyalakan listrik tenaga diesel.

“Siang tadi saya bersama perangkat kecamatan dan petugas PLN sudah melakukan Pengecekan ke lapangan,” katanya.

Menurutnya, sesuai dengan program pemerintah daerah kecamatan terus membantu percepatan pemasangan listrik. Salah satunya dengan turun langsung ke masyarakat, baik masalah sosialisasi juga lainnya. (bani)