Duh..! Amrullah Tewas di Warung Jablay..

oleh
Korban saat diRuang Jenazah.
BANJAR – Amrullah (24) warga warga Desa Paku Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan meregang nyawa seketika usai sebilah pisau milik Riyadi Saputra merobek perut bagian kirinya, pada Minggu (24/9/17) malam tadi.

Menurut keterangan Polisi, perkelahian dua pemuda tersebut berawal dari saat keduanya sedang sama-sama berada pada sebuah warung yang saat itu dilayani oleh perempuan bernama Fitria, dan diduga keduanya saling memperebutkan sang gadis hingga akhirnya terjadi pertengkaran mulut.

Sebelum terjadi penusukan korban sempat ingin meninggalkan warung namun dengan wajah emosi dan sempat mengeluarkan kata-kata kasar dengan menantang pelaku.

Korban sempat menantang pelaku dengan kata-kata, “kita beganti timpas kah, dan spontan di jawab pelaku “ayo, untuk meladeni tantangan korban.

Korban yang sudah berada agak jauh dari warung langsung berlari mendatangi pelaku, namun sàat korban mendekat tiba-tiba pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan langsung menusuk perut bagian kiri hingga robek dan seketika korban jatuh bersimbah darah hingga akhirnya tewas tanpa sempat mendapatkan pertolongan.

Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya bisa diamankan petugas Polsek Simpang Empat kurang dari 2 jam untuk mencari tempat persembunyian pelaku.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti sebilah pisau beserta sarungnya berwarna coklat yang digunakan pelaku menghabisi nyawa Amrullah.

Kapolsek Simpang Empat Kabupaten Banjar,  AKP Wahyu Ismoyo membenarkan kejadian berdarah di wilayahnya dan saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik untuk pelakunya.

“Untuk pelaku saat ini sementara kira jerat dengan KUHP pasal 338 jo pasal 354 tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara,” jelasnya.(pri)