Gubernur Kalteng Nobar Film G30S/PKI di Kampus IAIN

oleh
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran pada acara nonton bareng di Kampus IAIN

PALANGKARAYA – Suasana nobar film G 30 S/PKI di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palangkar Raya, Sabtu (23/9/17) malam, sedikit berbeda. Pasalnya sebelum acara dimulai sambil menunggu kedatangan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm M Naudi Nurdika dan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Agustiar Sabran, terlihat sang rektor menbawakan sejumlah lagu kesayangan.

Sontak saja penampilan Rektor IAIN Palangka Raya, Ibnu Aspellu ini disambut sorak sorai para mahasiswa yang diajak nobar film itu. Apalagi dengan suara bass sang rektor mampu menarik perhatian mahasiswa kepada dirinya.

Tak berapa kemudian rombongan gubernur datang, saat rektor hendak membawakan lagu favoritnya, yang berjudul Janji Suci dari Kahitna. Melihat ini, ternyata gubernur tak mau ketinggalan.

Gubernur juga membawakan beberapa lagu kesayangannya yaknj Kehilangan yang dipopulerkan Firman dan Karindangan lagu daerah dari Banjarmasin, Kalsel. Bahkan gubernur dan rektor mengajak mahasiswa agar ikut bernyanyi bersama-sama. Sejumlah mahasiswa juga diberi uang oleh gubernur, sebagai hadiah karena mau bernyanyi bersama dirinya.

Sebelum film diputar, Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika, menjelaskan, pemutaran film Pengkhianatan G30S PKI jelang 30 September mendatang, sesuai arahan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dilaksanakan hingga ke tingkat Koramil. Pasalnya sejak 1998, film ini tidak pernah diputar lagi.

Dengan adanya pemutaran ulang yang berdurasi sekitar 1 jam ini, merupakan upaya pelurusan fakta. Selain itu
agar masyarakat lebih waspada, bahwa PKI memang merupakan bahaya laten.

Sejumlah pejabat juga ikut nobar, seperti Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Slamet Winaryo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka, Sahdin Hasan dan Plt Sekda Kalteng, Mogeni.(TV)