Bupati Kubu Raya Apresiasi Warga Buat Jembatan Penyeberangan Buka-Tutup

oleh
Operator Jembatan Penyeberangan Buka Tutup sedang membuka akses untuk lalulintas air

KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh masyarakat di Perairan Sungai Enau-Kubu Padi hingga Retok.

Inovasi masyarakat tersebut adalah dengan membuat jembatan penyeberangan orang dan barang dengan sistem buka tutup di Sungai.

Rusman Ali mengatakan Kabupaten Kubu Raya memang terdiri dari wilayah perairan yang memisahkan beberapa pemukiman penduduk di pulau-pulau kecil dan juga pulau-pulau besar.

“Daerah kita memang daerah perairan yang memisahkan daratan-daratan tempat tinggal penduduk. Sehingga membutuhkan sarana penghubung untuk mobilisasi orang dan juga barang. Dan saya sangat mendukung apa yang dibuat dan dikembangkan oleh masyarakat tepi Sungai di Sungai Enau-Kubu Padi dan Retok,”ungkap Rusman Ali saat memantau pengoperasian Jembatan Penyeberangan Buka Tutup yang ada di perairan Sungai Enau hingga Retok Kecamatan Kuala Mandor B.

Rusman Ali juga mengatakan bahwa inovasi tersebut sangat bermanfaat dan sangat berharga. Ketika Kapal, sampan dan speed melintas, penyeberangan tersebut dapat dibuka sehingga tidak mengganggu lalulintas air. Dan disambungkan kembali ketika transportasi darat, motor dan orang serta barang ingin diseberangkan.

“Ini sangat bagus, transportasi air tidak terganggu. Dan dapat mengikuti pasang surutnya sungai. Kalau kita bangun gertak ataupun jembatan kan harus tinggi dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Ini sangat baik dan akan kita kembangkan. Tentu kita akan lakukab kajian terlebih dahulu,”jelas Rusman Ali.

Rusman Ali menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu atas kemungkinan mengembangkan inovasi tersebut sebagai solusi baru transportasi barang dan orang yang dipisahkan oleh sungai-sungai. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan sebuah semboyan yang selalu Ia ungkapkan yakni “Mari Berinovasi”. Sebab dalam percepatan pembangunan, juga dibutuhkan Inovasi kebijakan dan juga Inovasi program. (Fsl)