Kabar Gembira..! Pontianak Bakal Jadi Zona Nyaman Pesepeda

oleh
Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono

PONTIANAK -Dilarangnya pelajar/siswa menggunakan kendaraan roda dua (motor) ke sekolah membuat Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, berniat menjadikan sepeda sebagai kendaraan utama bagi para pelajar.

Oleh karenanya, menuju ke arah itu, pemerintah kota berupaya terlebih dahulu menciptakan suasana nyaman dan aman bagi pesepeda.

“Kami berupaya meningkatkan apa yang ada, agar ke depan sepeda bisa jadi kendaraan favorit bagi pelajar. Untuk menuju sana harus berkolaborasi dengan banyak pihak,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Jumat (22/9/17).

Menurut Edi, agar sepeda dapat menjadi kendaraan pilihan pelajar ke sekolah, perlu membuat zona nyaman sepeda. Selama ini jalur sepeda belum sepenuhnya aman.

“Masih banyak kendaraan baik itu motor dan mobil masuk ke jalur sepeda. Tapi jika akses bersepeda aman mungkin ke depan banyak masyarakat utamanya pelajar memilih sepeda sebagai kendaraan bepergian/beraktifitas baik ke sekolah atau ke tempat lainnya,” kata Edi.

Lanjut edi, meskipun sekarang sudah tersedia jalur sepeda, namun belum aman bagi pesepeda. Rencana pemerintah akan menyiapkan jalur khusus sepeda yang aman.

“Dari pantauan saya, sepanjang Jalan Ayani sebenarnya bisa dibuat jalur khusus sepeda. Lahannya tak besar. Lebar 2 meter 40 bisa jadi. Jika bisa terealisasi, nanti jalur sepeda akan dipagar supaya aman. Lahannya bisa menggunakan lahan perkantoran. Nanti disebelahnya ada tempat bagi pejalan kaki,” ungkapnya

Perencanaan Inovasi tersebut, diterangkan Bakal Calon Walikota Pontianak ini, mungkin bisa menjadi solusi lahan Pontianak yang semakin terbatas. Sebab jika ada trek namun belum aman bagi pesepeda tentunya hal ini menjadi perhatian bagi kita,apalagi kota pontianak merupakan ibukota Provinsi Kalbar.

Selain itu, Edi pun mengajak pengendara motor/mobil, untuk meningkatkan kesadaran dalam menghormati pengguna sepeda yang menggunakann jalur sepeda yang ada disepanjang jalan protokol di kota Pontianak.

“Bila semua pengguna jalan saling menghormati saya yakin apa yang menjadi keinginan kita bersama dapat diwujudkan. Kalau sekarang sih belum, karena masih banyak temuan pelanggaran. Sebab salah satu penyebab belum ramainya peseda, adalah pengendara mobil/motor banyak menggunakan jalur sepeda, dan kerap melanggar traffic light dan zebra cross,” pungkasnya. (Budi)