Peringati Tahun Baru Islam, Ibu-ibu Ini Gelar Pawai Taaruf

oleh
Ratusan ibu-ibu yang tergabung pada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat Desa Sungai Ambawang menggelar pawai taaruf pada Kamis pagi (21/09/17). Foto : Fsl

KUBU RAYA-Dalam rangka 1 Muharram 1439 Hijriah, ratusan ibu-ibu yang tergabung pada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat Desa Sungai Ambawang menggelar pawai taaruf pada Kamis pagi (21/09/17) sekitar pukul 08.00 Wiba di jalan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Pawai taaruf yang mengangkat tema Kita hidupkan semangat keislaman menuju kemaslahatan dan kedamaian umat yang melibatkan sekitar 700 orang lebih ibu-ibu pengajian ini di lepas langsung oleh Camat Sungai Ambawang dengan didampingi Kepala Desa Sungai Ambawang serta jajaran muspika dan tokoh masyarakat yang ada di Sungai Ambawang.

Pawai taaruf dalam rangka menyambut 1 Muharram ini dimulai dari kantor Camat Sungai Ambawang dengan melewati bundaran Alianyang dan finis di Gang Swadaya.

Camat Sungai Ambawang, Jaini mengatakan bahwa kegiatan pawai taaruf yang dilakukan oleh ibu-ibu dari BKMT tingkat Desa Sungai Ambawang ini merupakan wujud dari momen 1 Muharram sebagai tahun baru Islam yang selalu diperingati setiap tahunnya.

Ratusan ibu-ibu yang tergabung pada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat Desa Sungai Ambawang menggelar pawai taaruf pada Kamis pagi (21/09/17). Foto : Fsl

“Ini merupakan momen penting dalam sejarah umat Islam, karena makna yang tersirat dalam peringatan 1 Muharram ini, sehingga dengan pawai taaruf yang kita lakukan ini, setidaknya dapat mengenang serta mengenalkan anak-anak cucu kita terhadap momen bersejarah dalam penanggalan Islam,” terang Jaini.

Sementara itu Hamidah, salah seorang peserta pawai, mengaku sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan ibu-ibu BKMT ini, dan berharap dengan peringatan 1 Muharram setidaknya dapat menjadi ajang intropeksi diri untuk lebih baik lagi kedepannya dan momen 1 Muharram ini juga diharapkan tidak hanya sekedar jadi peringatan tahunan saja, namun dapat memberikan nilai terhadap makna yang terkandung dalam momen bersejarah tersebut.

“Semoga ini tidak sekedar hanya memperingatinya saja, tapi menjadi satu bahan intropeksi terhadap umat Islam semuanya, untuk lebih memaknai apa yang terkandung dalam peringatan 1 Muharram itu,” ungkap Hamidah.

Peringatan yang dipusatkan di Gang Swadaya ini terlihat sangat semarak, berbagai kegiatan pun digelar ibu-ibu pengajian guna menyambut momen penting dalam sejarah perjalanan tahun baru Islam ribuan tahun silam tersebut.  (Fsl)