KONI Kotabaru Was-was Anggaran Porprov Belum Cair

oleh
Kalangan atlet yang turun menggelar aksi demo didepan kantor Sekretariat DPRD Kotabaru beberapa waktu lalu

KOTABARU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kabupaten Kotabaru rupanya hingga sekarang masih saja was-was saat anggaran kontingen atlet Kotabaru guna mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X di Kabupaten Tabalong pada 08 – 15 Oktober 2017 belum juga disahkan oleh DPRD Kotabaru.

Untuk diketahui, agenda pekan olahraga 4 tahunan tersebut merupakan ajang tertinggi agenda olahraga tingkat Provinsi yang dilaksanakan dan sebagai ajang pembuktian para atlet berbakat dibidangnya masing-masing. Khsususnya, untuk Cabang Olahraga (Cabor) gulat akan terlebih dahulu bertanding sebelum pembukaan Porprov yakni pada tanggal 26 September hingga 04 Oktober 2017 yang artinya kontingen gulat yang berjumlah 20 orang dari Kotabaru harus segera diberangkatkan.

Rony Safriansyah selaku Sekretaris Umum KONI Kabupaten Kotabaru sangat menyesesalkan kondisi seperti sekarang terjadi pada dunia olahraga di Kotabaru apalagi beberapa waktu lalu insan dunia olahraga sampai turun ke jalan guna menggelar aksi penggalangan dana untuk kontingen.

“Untuk Cabor gulat sudah harus berangkat pada Minggu (24/09) besok, mengingat tanggal 26 September sudah akan bertanding. Kendala kita adalah, ketika bicara anggaran karena mereka tidak boleh memakai pakaian biasa misalkan saja harus memakai sepatu dan pakaian khusus saat bertanding nanti dan itu juga masih belum ada kejelasannya,” ungkapnya mengeluh saat dikonfirmasi Rabu (20/09/17) oleh B-ONE TV.

Dikatakannya lebih jauh, pada hari ini juga pihaknya mendatangi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru untuk meminta petunjuk dan kejelasan terkait hal tersebut agar tidak ada kendala lagi utamanya bagi para atlet yang akan berlaga nanti.

“Hingga sekarang kalangan DPRD Kotabaru belum juga mensahkan anggarannya sehingga menjadi kekhawatiran kami dan para Cabor. Selain itu, kita juga harus apresiasi atlet gulat nanti ketika akan berangkat yang diharapkan bisa dilepas oleh Pemerintah Daerah begitu pula nanti pelepasan seluruh kontingen Kotabaru yang direncanakan berangkat 2 hari sebelum waktu pelaksanaan Porprov bisa dilepas langsung oleh Bupati,” tambahnya berharap.

Ia juga menyayangkan, bukan hanya soal anggaran saja yang belum diketuk namun juga pada hal teknis seperti mempersiapkan sekretariat di Tabalong untuk atlet, belum lagi siapa yang akan menyambut para atlet yang datang di Tabalong dan mengatur segala macamnya belum ada kejelasan padahal waktunya sudah sangat dekat dan sama halnya dengan pembentukan tim kontingen seharusnya sudah bisa dilakukan.

“Saya tegaskan bahwa ini bukan kepentingan KONI namun lebih kepada daerah. Bagaimana lagi kami memperjuangkan kontingen kalau faktanya tidak sesuai harapan dan sudah juga melakukan berbagai aksi mulai dari penggalangan dana, menyampaikan aspirasi kepada pihak eksekutif dan legislatif lantas upaya apalagi sekira bisa didengar,” jelasnya kemudian.

Dilain pihak, Wakil Ketua DPRD Kotabaru Mukhni AF menyampaikan, berkaitan dengan permasalahan anggaran intinya sudah dibahas dan tinggal menunggu ketok palu dan setelahnya sudah tidak ada kendala.

“Pada Jumat (22/09) besok, akan sudah direncanakan melakukan pembahasan nota keuangannya yang sudah tertuang di RKA, dan kami juga sudah sepakat dengan anggaran yang ada. Disamping itu, Bupati Kotabaru juga sudah memerintahkan kepada instansinya agar ini menjadi perhatian dan secepatnya dilaksanakan sebagaimana harapan bersama,” pungkasnya. (Yh)