Gali Potensi Kubu Raya dengan Ini….

oleh
Diskusi terkait pentingnya PBB dan PBHTB

KUBU RAYA  – Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus membuka diskusi sehari terkait dengan pentingnya PBB dan PBHTB dalam menyumbang peningkatan PAD Kabupaten Kubu Raya. Hermanus mengatakan bahwa pentingnya menggali segala potensi yang ada dalam peningkatan sektor PBB dan BPHTB di Kubu Raya sebagai bagian penyumbang pendapatan asli daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa bersama Badan Pendapatan dan Peningkatan Retribusi Daerah Kubu Raya. Hermanus memgapresiasi terobosan dan kerjasama tersebut, dalam memberikan dan menggali informasi dari masyarakat terkait dengan PBB dan BPHTB di Kubu Raya. Hermanus mengatakan dengan keterlibatan LSM dalam mengawal kebijakan pemerintah adalah sangat penting.

“Kita berterimakasih dengan YSDK Kalimantan Barat atas inisiatifmya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ini sangat penting dan kita sangat bersyukur atas inisiatif mereka melakukan kegiatan ini yang sepenuhnya juga dibiayai oleh YSDK. Kita berterimakasih dengan YSDK dalam upaya bersama ini dalam menggali PAD Kubu Raya dari sektor PBB dan BPHTB,” ujar Hermanus, Selasa (19/9/17).

Hermanus mengharapkan agar dalam diskusi tersebut dapat menghasilkan gagasan-gagasan baru dan terobosan-terobosan baru dalam memaksimalkan pendapatn PBB dan BPHTB di Kubu Raya. Mengingat banyaknya potensi yang dapat terus digali di Kabupaten Kubu Raya dalan peningkatan sektor pajak dari PBB dan BPHTB.

Sementara itu, Direktur Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa Marcel mengatakan munculnya ide dan gagasan dalam mengadakan diskusi tersebut adalah sebagai upaya bersama dalam mempercepat pembangunan Kubu Raya.

“Kita melihat banyak potensi di Kabupaten Kubu Raya salam peningkatan sektor pajak untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah. Dan kita melakukan diskusi ini, agar kita bersama-sama merumuskan apa-apa saja yamg dapat kita lakukan bersama-sama dalam memaksimalkan PBB dan BPHTB terutama dalam sertifikasi lahan,” ujar Marcel.

Marcel mengharapkan dengan adanya diakusi berasama tersebut dapat semakin meningkatkan PAD Kubu Raya dari sektor Pajak PBB dan BPHTB dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalan membayar PBB. Untuk itu, dalam diakusi sehari tersebut juga menghadirkan Kepala-kepala Desa, Perekebunan, BPN dan KPP Pratama Mempawah.

“Kita harapkan kedepan kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk tertip membayar PBB dan kita juga harapkan agar masyarakat dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik terkait dengan sektor-sektor pajak apa saja yang menjadi kewenangan Pemerintah Kubu Raya, Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ujar Marcel.

Menurut Marcel, kurangnya kesadaran masyarakat untuk bayar PBB dan BPHTB juga sebagian dipengaruhi oleh karena kekurang pahaman. Kurang memahami terkait dengan kemananya hasil pembayaran masyarakat. Menurutnya dengan semakin meingkatnya pemahaman dan kesadaran akan semakin dapat mendorong peningkatan PAD dari sektor pajak PBB dan BPHTB. (Fsl)