Balangan Siaga Api

oleh
Petugas sedang berusaha memadamkan api yang membakar lahan

PARINGIN – Saat ini Kabupaten Balangan dalam keadaan status siaga atau status awas terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pasalnya, pada Selasa sore (19/09/17) terjadi dua kali kebakaran lahan yang luasannya mencapai 11 hektar.

Kejadian kebakaran lahan pertama diketahui anggota piket posko Karhutla Balangan, setelah adanya laporan titik hotspot di Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, sekitar pukul 15.00 wita.

Menurut Kasi Kedaruratan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Muhammad Syuhada, menindak lanjuti adanya titik hotspot tersebut, pihaknya bersama TNI dan Kepolisian langsung melakukan navigasi.

“Dari hasil navigasi inilah, ditemukan titik kebakaran lahan yang berada di Desa Jinamun RT 03 Kecamatan Awayan dengan luasan lahan 3 hektar yang sudah habis terbakar,” ungkapnya.

Setalah itu, lanjut Syuhada, berselang kurang lebih 30 menit kemudian, pihaknya mendapatkan informasi dari warga jika telah terjadi kebakaran lahan gambut di Desa Sungai Hanyar, Kecamatan Batu Mandi.

“Sampai di lokasi, kami mendapati lahan gambut terbakar dengan luasan kurang lebih 8 hektar. Kami langsung melakukan pemadaman api. Alhamdulillah sealam satu jam lebih, akhirnya api bisa dipadamkan,” tuturnya.

Syuhada mengaku, ancaman karhutla semakin nyata terlebih saat ini yang sudah memasuki musim kemarau.

Tapi kondisi ini diharapkan tidak separah seperti pada tahun 2015 lalu, mengingat hujan sesekali masih ada turun atau sering disebut kemarau basah.

“Penanggulangan karhutla ini merupakan tugas kita bersama, bukan hanya merupakan tugas BPBD, Kepolisian ataun TNI. Makanya peran serta semua pihak harus jalan, terutama masyarakat luas,” pungkasnya. (sugianoor)