22 Desa di Kotabaru Bakal Jadi Kampung KB

oleh

KOTABARU – Sebanyak 22 desa yang berada di seluruh Kecamatan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dicanangkan menjadi kawasan kampung Keluarga Berencana (KB).

Hal tersebut bertepatan dengan momentum peringatan Hari keluarga nasional (Harganas) XXIV yang mengangkat temanya adalah “Dengan hari keluarga  nasional, kita bangun karakter bangsa melalui keluarga yang berketahanan”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Semisir Kecamatan Pulau Laut Tengah oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP KB) di Desa Semisir Kecamatan Pulau Laut Tengah, dan  dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN Pusat, Surya Candra Surapati, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Ina Agustina beserta rombongan, dan lainnya serta dari masyarakat Semisir.

Kepala Dinas PPPA PP KB Kotabaru, Rurien Srihardjanti mengatakan bahwa, dengan adanya keputusan Presiden nomor 39 tahun 2014 tentang penetapan Harganas. Moment peringatan bertujuan meningkatkan peran serta pemerintah, mitra kerja dan swasta dalam penerapan delapan fungsi keluarga dan pembentukan karater sejak dini untuk mewujudkan pelembagaan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

“Kami sudah membentuk kampung KB sebanyak 22 desa di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Kotabaru,” katanya.

Bupati Kotabaru yang juga ikut dalam peringatan tersebut dalam kesempatannya menyampaikan, merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan tersendiri bagi pemerintah karena dalam kesempatan yang sangat baik dapat secara langsung bertatap muka dengan Kepala BKKBN Pusat.

“Saya berharap dengan kehadiran bapak mampu meningkatkan hubungan baik dan kerjasama dalam rangka mensukseskan kampung KB di Kabupaten Kotabaru dan bisa melihat langsung kondisi daerah,” tuturnya.

Sementara, Surya Chandra Surapaty dalam kesempatannya mengatakan, sebagaimana diketahui pembentukan kampung KB merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil dan wilayah nelayan di seluruh tanah air.

“Pembentukan ini merupakan salah satu upaya mewujudkan cita ke 3 dari Nawa Cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan,” terangnya.

Dikatakannya lebih jauh, kampung KB adalah salah satu inovasi strategis untuk mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas pembangunan seperti program KKBPK, kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan lainnya.

Usai sambutan, ia langsung melakukan pemukulan gong pertanda Desa Semisir menjadi pencanangan kampung KB dan juga memberikan satu buah figura yang di dalamnya adalah tulisan dari Presiden Republik Indonesia yang isinya adalah keluarga yang sehat dan sejahtera harus di rencanakan, batasi jumlah anak, 2 anak cukup, yang sudah di tandatangani yang diserahkan kepada Bupati Kotabaru. (Yh)