Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Permukiman Warga di Sekadau Terendam Banjir

oleh
Salahsatu rumah warga yang terendam air

SEKADAU – Salah seorang warga, Fransiskus menuturkan, banjir yang terjadi di Dusun Ensali, Desa Ensalang terjadi pagi hari. Bahkan, kata dia, air yang mulai naik sekitar pukul 09.00 itu ketinggiannya mencapai 70 sentimeter.

“Karena hujan malam sangat lebat, ada lima rumah yang terkena banjir. Apalagi tempat kami memang langganan banjir,” ujarnya kepada b-onetv, Senin (18/9/17).

Ia menuturkan, bukan tidak mungkin bila hujan mengguyur banjir semakin tinggi. Untuk itu, ia berharap instansi terkait agar terus waspada mengantisipasi banjir semakin tinggi.

“Mudah-mudahan airnya cepat surut. Kalau kondisi banjir semakin tinggi tentunya akan menghambat aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Akhmad Suryadi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau menuturkan, karena curah hujan yang tinggi membuat Dusun Ensali, Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir dan Dusun Lamau, Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu terendam banjir. Saat ini, kata dia, pihaknya baru menerima laporan dua daerah tersebut yang terendam banjir.

“Yang lain belum ada, karena hujan air sungai mulai naik. Tim juga sudah turun ke lokasi banjir untuk memantau kondisinya,” kata dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya terus memonitor daerah-daerah yang rawan banjir. Dikatakan dia, daerah rawan banjir tersebut diantaranya Tanjung, Rawak, Nanga Taman, Mahap dan Belitang.

“Kemudian daerah-daerah yang setiap tahun timbul banjir juga terus dimonitor,” tuturnya.

Akhmad juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama yang berada di daerah rawan banjir. Ditambah, saat ini kondisinya masih berpotensi hujan.

“Hingga November mendatang begini terus, beberapa hari lalu ada hotpost sedangkan hari ini (kemarin, red) kosong. Dua kondisi ini juga harus waspada, namun kami terus mengingatkan masyarakat,” pungkasnya. (Yahya)