Belum Ada Jaminan CPNS di Barut Diangkat

oleh
Bupati Barut H. Nadalsyah saat menyerahkan materi pelatihan kepada peserta CPNS di aula Setda, Senin (18/09/17).

MUARA TEWEH – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang masa perobaan selama dua tahun belum tentu dinyatakan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Pasalnya, setelah diserahkan surat keputusan CPNS, harus menjalani masa percobaan selama dua tahun. Apabila dalam masa itu tidak menunjukan kinerja baik dan tidak disiplin , maka pemerintah daerah tidak segan segan untuk memberhentikan dari calon PNS.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Barut, Nadalsyah saat membuka pembekalan kepada 22 orang calon pegawai negeri sipil dari program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian kesehatan dan calon pegawai negeri sipil bagi program tenaga harian lepas tenaga bantu (THL-TB) penyuluh pertanian di aula Setda, Senin (18/09/17).

Menurut Nadalsyah, tugas dan tanggungjawab sebagai CPNS ditekankan untuk mengutamakan loyalitas,pengabdian,kejujuran dan keikhlasab dalam melaksanakan setiap tugas yang diemban.

“Amanah itu agar dilaksanakan dengan penuh dedikasi, optimistis dan kreatif bagi kepentingan masyarakat dan daerah,” kata Koyem panggilan akrab Nadalsyah.

Dilkatakannya, pembekalan ini diharapkan CPNS nantinya mampu memperkuat dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah secara umum. Secara khusus kehadiran satuan kerja dimana ditempatkan diharapkan akan mampu meringankan beban dan tugas yang menjadi kewajiban perangkat daerah.

Oleh sebab itu lanjut dia, CPNS agar bisa beradaptasi dengan cepat di tempat kerja dan menunjukan kinerja yang bagus. Pembekalan ini juga dimaksudkan agar siap untuk mengikuti diklat pra jabatan yang merupakan syarat pengangkatan sebagai PNS. Proses itu juga harus diikuti dengan baik dan tekun,sebagai bagian dari pendidikan formal dalam berkarir dilingkungan birokrasi pemerintahan.

Mengikuti pendidikan dan pelatihan tambahnya, haruslah dipandang sebagai proses awal memberdayakan dan meningkatkan sumber daya manusia maupun potensi diri sendiri, sehingga nantinya siap menjadi abdi masyarakat dan abdi negara yang profesional dalam melayani masyarakat.

“Semoga kegiatan yang kita lakukan dapat membawa manfaat yang lebih besar, terutama bagi calon pegawai negeri sipil.serta khusus bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” pungkas Nadalsyah. (Bani)