Pria Ini Sulap Sampah Jadi Rupiah

oleh
Djantra saat mengelola sampah untuk dimanfaatkan dan menghasilkan

KUALA KURUN – Ketua Bank Sampah Sumber Harapan, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir (TTA), Kecamatan Kurun Koleng, Djantra mengajak masyarakat Kota Kuala Kurun khususnya Kelurahan TTA untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebab Bank Sampah Sumber Harapan siap membeli sampah jenis tertentu.

“Masyarakat bisa membawa sampahnya ke Bank Sampah Sumber untuk dijual kepada kami di Jalan Mangku Rambang. Nanti akan kami beli sesuai harga yang sudah kami tentukan. Namun tidak semua sampah kami beli, ada jenis-jenisnya,” ungkapnya kepada B-OneTV, Minggu (17/9/17).

Kata dia, beberapa jenis sampah yang diterima dan memiliki harga di Bank Sampah Sumber Harapan di antaranya adalah kertas HVS, kertas buku, kertas karton, kertas koran, kardus, Aki besar dan kecil.

Lalu sampah berbahan alumunium seperti kaleng, panic, roda kapat, alat mesin, sampah berbahan plastik seperti botol plastik air mineral dan plastik keras.

Selanjutnya botol berbahan kaca, berbagai jenis seng seperti drum, kaleng makanan dan minuman kemasan. Untuk harga pun beragam, mulai Rp 300,-/kg hingga Rp 5.000/kg, ada juga yang dihitung perbiji.

“Contohnya saja kertas HVS kami hargai Rp 300,-/kg, sampah berbahan alumunium kami hargai Rp 5000,-/kg, dan untuk botol kaca ada yang kami hargai Rp 500,-/botol,” terangnya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. Apalagi sampah rumah tangga khususnya jenis-jenis yang bisa diuangkan, karena saat ini sampah-sampah tadi dapat dijual ke Bank Sampah Sumber Harapan.

Selain mendapat penghasilan tambahan dari sampah, masyarakat juga secara tidak langsung berperan menciptakan lingkungan menjadi lebih bersih.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Samuel menjelaskan bahwa sebenarnya di Kota Kuala Kurun ada tiga pengurus bank sampah yakni Bank Sampah Sumber Harapan dari Kelurahan TTA, Bank Sampah Tunas Baru dan Bank Sampah Sinar Kurun Abadi dari Kelurahan Kuala Kurun.

“Untuk Bank Sampah Sumber Harapan sudah mulai berjalan, sedangkan dua Bank Sampah lainnya belum berjalan dengan maskimal. Kita harapkan kedua bank sampah lainnya itu dapat segera berjalan seperti Bank Sampah Sumber Harapan,” pungkasnya. (ola)