PT. TGM Diduga Tampung Kayu Tanpa Dokumen

oleh
Kayu log illegal yang ditampung PT. Tuah Global Mining. Foto : Nad

KUALA KAPUAS- PT. Tuah Global Mining (TGM) yang bergerak dibidang pertambangan batu bara diduga kuat telah menampung kayu hasil tebangan di lokasi pertambangan batu bara miliknya.

Ironisnya kayu hasil tebangan illegal tersebut sudah mendapatkan tanda berupa nomer pening yang tertempel pada kayu hasil tebangan illegal tersebut.

Padahal perusahaan ini mengantongi izin yang bergerak di bidang pertambangan batu bara.

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun dilapangan PT. Tuah Global Mining membuang limbah kayu dalam bentuk gelondongan ada pening milik perusahaan tersebut.

Kemudian lokasi kecamatan tidak sama dimana lokasi tambang berada di Kecamatan Pasak Telawang, namun limbah kayu gelondongan berada di Kecamatan Timpah.

Menurut Mr. Ming, perwakilan PT. Tuah Global Mining mengatakan kepada B-ONETV bahwa terkait keberadaan kayu tersebut, ia tidak mengetahuinya.

“Saya tidak tahu kalau ada kayu gelondongan, karena saya hanya mengurus tambang batu bara saja,” ungkapnya, pada Sabtu (16/9/17) ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Dalam hal ini, Mr. Ming mengakui bahwa mengenai keberadaan kayu tersebut bisa ditanyakan langsung kepada Hery. Namun tidak dijelaskan jabatan dan kedudukan Hery di dalam perusahaan PT. Tua Global Mining.

“Kalau mau, tanya saja ke pak hery,” ungkap Mr. Ming. Namun ketika ditanya posisi Hery sebagai apa, Mr. Ming pun malah tidak mengetahuinya.

Sementara itu sumber resmi B-ONETV mengatakan adanya Bansaw (penggergajian kayu) di Desa Lawang Tamang, Kecamatan Timpah mengundang berbagai pertanyaan warga setempat.

Hal itu bahkan sudah dilaporkan ke Polres Kapuas. Namun dari hasil investigasi petugas kepolisian bahwa kayu tersebut bukan illegal tetapi legal.

“Kami sudah melaporkan ke pihak Polres Kapuas terkait keberadaan kayu tersebut, tetapi menurut mereka kayu tersebut legal bukan illgal karena ada pening milik PT Tuah Global Mining,” ungkapnya. (Nad)