Kodim 1001/Amt-Blg akan Gelar TMMD di Tebing Tinggi

oleh
Rapat koordinasi terkait pelaksaan TMMD tagun 2017 di Kecamatan Tebing Tinggi/Sugianoor

PARINGIN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2017 kembali akan digelar oleh Kodim 1001/amt-blg bersinergi dengan Pemkab Balangan.

Program TNI yang terpadu dan dilaksanakan oleh TNI dengan instansi terkait bersama dengan masyarat guna meningkatkan kesejahteraan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat dalam berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Program TMMD ini akan dilaksanakan di Kecamatan Tebing Tinggi selama 1 bulan dan akan dilaksanakan mulai 26 September mendatang. Dipilihnya kembali kecamatan Tebing Tinggi sebagai pelaksanaan TMMD menurut Dandim 1001 Amuntai Balangan Letkol Kav. Aria Sagita Saleh, karena termasuk daerah yang masih memerlukan sentuhan pembangunan dan pelayanan serta masih masuk wilayah terpencil.

Kondisi ini, kata dia, sesuai prioritas pemilihan lokasi TMMD yakni, menitikberatkan pada desa-desa miskin, yang masih sedikit terisolir dan terpencil, serta daerah kumuh perkotaan. TMMD nanti sendiri, lanjut dia, pihaknya akan membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah itu, seperti jalan dan jembatan serta fasilitas lain.

“Pembangunan infrastruktur ini seirama dengan tekad pemerintah untuk memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat dalam pembangunan, maka pola pendekatan TMMD sungguh sangat sejalan dan sekaligus selaras dengan upaya pemerintah mengembangkan pembangunan yang secara signifikan bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” ungkapnya saat rapat koordinasi di Aula Benteng Tundakan Kantor Bupati Balanga, Rabu (13/9/17), terkait pelaksanaan TMMD tersebut.

Lebih jauh, Dandim mengungkapkan, dalam proses TMMD ini adalah untuk mendukung terwujudnya pertahanan negara di daerah yang tangguh. TNI melaksanakan kegiatan TMMD sebagai salah satu bentuk pengabdian yang luhur, di samping sebagai upaya TNI melestarikan nilai sejarah, terutama nilai Kemanunggalan TNI – Rakyat.
Selain itu, kata dia, TMMD juga sebagai suatu bentuk ikatan lahir dan batin antara TNI dengan Rakyat.

“Makanya nanti saat pelaksanaan TMMD selain diisi dengan kegiatan pembangunan fisiki, juga diisi dengan kegiatan non fisik seperti penyuluhan deradikalisasi terorisme, penyuluhan Bela negara dan beberapa kegiatan pelayanan dalam bidang Kesehatan. Kita ingin TMMD ini bukan hanya milik TNI namun juga milik rakyat, sebab itu peran aktif masyarakat di dalamnya sudah menjadi keniscayaan,” pungkasnya. (Sugianoor)