Mapala Enggang Gading Akan Laksanakan TWKM Daerah

oleh
Panitia TWKM Ke VII sedang mengelar rapat persiapan di Base Camp Enggang Gading

PONTIANAK –  UKM Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Enggang Gading IAIN Pontianak akan melaksanakan Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) Ke VII tingkat Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Barat. Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 ini, rencananya diikuti perwakilan delegasi dari Mapala-Mapala yang ada di tingkat universitas dan Perguruan Tinggi.

Menurut Hendy, Ketua panitia TWKM Ke VII tingkat Perguruan Tinggi Mapala Enggang Gading IAIN Pontianak, dalam kegiatan TWKM itu peserta akan dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok Temu Wicara.

“Dalam Temu Wicara ini para peserta akan melaksanakan beberapa tahapan persidangan terkait dengan berbagai isu-isu lokal serta rekomendasi dari hasil TWKM tingkat daerah dan Nasional sebelumnya. Kegiatan Temu Wicara ini akan dilaksanakan di Kampus IAIN Pontianak,” tuturnya.

Sedangkan untuk kegiatan Kenal Medannya, para peserta lebih fokus pada kegiatan out door, yang rencananya akan diisi Basarnas Pontianak serta beberapa organisasi pegiat alam yang ada di Kalbar.

“Untuk lokasinya akan dilaksanakan di daerah Penibung, Kabupaten Mempawah,” katanya.

Selain itu lanjut Hendy, selain Temu Wicara dan Kenal Medan, para peserta nantinya juga akan melakukan penanaman ribuan pohon mangrove di Desa Penibung yang bekerjasama dengan Instansi, kelompok peduli lingkungan dan kelompok Pencinta Alam yang ada.

“Kita juga akan melakukan pertemuan dengan lembaga-lembaga peduli lingkungan, kelompok pencinta alam serta masyarakat setempat, terkait dengan pelestarian dan kelestariaan alam dan lingkungan saat ini,” ungkap Hendy yang akrab disapa kodaf di organisasinya ini.

Sementara Ketua Umum Mapala Enggang Gading IAIN Pontianak, Budi Arnanda mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasasi pencinta alam tingkat Perguruan Tinggi yang ada di Kalbar, dalam rangka membahas beberapa agenda yang telah dirumuskan pada TWKM daerah dan Nasional sebelumnya.

“Apa yang sudah kita rumuskan sebelumnya, selanjutnya akan kita bahas lagi mengenai apa yang telah dan belum di lakukan serta berbagai agenda lainnya terkait dengan permasalahan lingkungan yang ada di Kalbar,” ujar Budi Arnanda.

Untuk itu Budi berharap agar dalam pelaksanaan TWKM nanti, diharapkan para delegasi yang diutus organisasi masing-masing, dapat berkontribusi pemikiran dan juga saran untuk kelestariaan alam serta peran pencinta alam itu sendiri pada lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

Kegiatan yang rencananya akan di laksanakan selama 1 minggu ini, akan diawali dengan stadium general dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten dan konsen pada bidang lingkungan.

“Kegiatan TWKM ke VII ini akan dibuka langsung oleh pihak rektorat IAIN yang nantinya akan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak  tujuh kali,” pungkas Blodar sapaan akrab sang Ketua Umum. (Fsl)