KONI Kotabaru Masih Was-Was, Ini Penyebabnya

oleh
Sekum KONI Kotabaru, Rony Safriansyah

KOTABARU – Rasa was-was dan khawatir masih menyelimuti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotabaru, Kalimantan Selatan dan kalangan cabang olahraga (Cabor) untuk bisa bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-10 di Kabupaten Tabalong.

Pasalnya, hingga sekarang khususnya anggaran yang seharusnya sudah bisa disahkan kalangan anggota DPRD melalui paripurna, masih belum terjadi dan itu untuk penyediaan sarana atlet.

Dikonfirmasi Rabu (13/09/17), Sekretaris Umum KONI Kotabaru, Rony Safriansyah mengatakan, untuk actionnya telah dilakukan namun itupun tergantung pada pengesahan paripurna nantinya.

“Bagaimana kami tidak khawatir, anggota DPRD saat ini justru berada di luar daerah. Untuk diketahui bersama 80 persen untuk Porprov ada di anggaran yang diajukan tersebut dan 100 persen dari APBD Perubahan sebesar Rp8,6 miliar. Jika tidak segera disahkan, kapan lagi dengan sisa waktu yang semakin menipis,” ucapnya menyayangkan.

Pada rapat bersama dengan pihak Bappeda, Dispora, KONI dan lainnya, pada prinsipnya jika Sekda siap, maka pada 15 September 2017, sudah segera dimasukkan ke DPRD, sehingga tanggal 16-17 September akan dilakukan pembahasan dan pada 18 September akan dibawa ke Gubernur Kalsel.

“Dengan agenda yang sudah di susun dengan baik, pastinya masih ada waktu untuk persiapan pembelian peralatan para Cabor untuk bertanding di Tabalong, karena tanpa alat tanding maka tidak ada artinya juga,” katanya menambahkan.

Sementara untuk keberangkatan kontingen, sudah tidak ada masalah anggarannya. Namun, ketika bicara mengenai pemenuhan sarana atau peralatan, ini menjadi kendala seperti halnya dari Cabor panahan, sepeda dan sebagainya.

“Saat ini, kalangan Cabor mendatangi Dispora untuk melakukan pengcekan peralatan apa saja yang dipersiapkan. Dispora pun tengah berupaya dengan baik untuk bisa memenuhi permintaan tersebut,” jelasnya.

Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kotabaru, Usman Pahero saat dimitai tanggapanya terkait soal anggaran yang sempat terhambat dan menimbulkan kekisruhan mengaku, hingga sekarang pihaknya bersama Cabor lainnya masih menunggu komitmen dari Pemerintah Daerah agar bisa memenuhinya.

“Sebagaimana waktu dengar pendapat beberapa hari lalu di DPRD yang dihadiri Sekda serta beberapa anggota DPRD, dinyatakan komitmen dan kami menunggu informasi pastinya,” ujar Usman.

Khusus pencak silat sendiri, persiapan demi persiapan untuk bertanding di Tabalong nanti sudah beres. Begitu pula dengan pemenuhan kuotanya.

“Mudah-mudahan saja tidak ada lagi kendala, dan para atlet juga diharapkan mampu membawa nama baik Kotabaru dengan medali kemenangan,” harapnya.

Beberapa waktu sebelumnya, Kepala Dispora Kotabaru, M Taufik Rivani mengatakan, pada dasarnya ia berharap harus segera dilaksanakan rapat paripurna untuk pengesahannya, karena apa yang dirapatkan bersama-sama KONI sudah dibahas dengan baik.

“Kami tidak bisa bergerak tanpa adanya legalitas, dan permasalahan ini harus segera di eksekusi. Sedangkan berkaitan dengan sisi teknis, akan di bahas bersama dengan tim anggaran dan disana ada BPKAD, Bappeda, Dispora serta lainnya,” pungkas Taufi. (Yhoz)