Ini Hasil Otopsi Penyebab Kematian Adrianus Amit Guru SMPN 2 Siantan

oleh
Keluarga korban saat merapikan jenazah

PONTIANAK –  Ahli Forensik RSUD dr Soedarso Pontianak, Kalimantan Barat, dr. Monang Siahaan mengungkapkan, penyebab pasti kematian Adrianus Amit (47) Guru SMPN 2 Siantan yang meninggal diduga karena diculik dan dianiaya lebih dari 20 orang yang mendatangi rumahnya di Jalan Khatulistiwa Gang Teluk Air Siantan Hilir  Pontianak  pada tanggal 2 September 2017.

“Dijumpai adanya kecurigaan yang terdapat didalam organ otak dan kecenderungan nya itu disebabkan oleh benda tumpul,” katanya saat diwawancarai usai ia bersama tim medis melakukan otopsi terhadap korban, Rabu (13/09/17) sore.

Selain hal tersebut, kata dia,  tak ada lagi penyebab kematian korban. hanya luka-luka kecil yang tidak terlalu parah yang tidak berpengaruh pada meninggalnya korban.

Setelah dilakukan otopsi jenazah langsung dibawa ke Bandara Supadio Pontianak, diterbangkan ke Kota Salatiga Jawa Tengah (kampung halaman istrinya) untuk dikebumikan.

Kuasa hukum keluarga korban, Carlos Penadur mengatakan pihaknya akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

“Sampai hari ini sudah ada empat tersangka yang ditahan pihak kepolisian,” ucapnya.

Namun sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terhadap kasus yang menghilangkan nyawa ayah dari tiga anak ini. (Andi)