Fortune Seruduk PKL dan Toko Mas di Singkawang

oleh
Ilustrasi - Tabrakan

SINGKAWANG –  Sebuah mobil Fortuner warna hitam bernopol KB 928 CL yang dikemudikan Jekli, menabrak sebuah gerobak pedagang kaki lima (PKL) dan toko Mas Jakarta di Jalan Setia Budi, Selasa (12/09/17) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Beruntung atas insiden kecelakaan tunggal itu, tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya saja kerugian materil yang dialami pelaku, PKL, dan pemilik toko Mas mencapai ratusan juta rupiah.

Kanit Laka Lantas Polres Singkawang, Ipda Narto mengatakan, kejadian laka tunggal itu terjadi pada Selasa dini hari. Dimana saat itu, Jekli  sedang mendapat masalah keluarga.

“Menurut pengakuan Jekli, saat itu Jekli sedang mendapat masalah keluarga, jadi bukan dalam pengaruh alkohol atau lainnya, karena berdasarkan tes urine yang kita lakukan jekli negatif dari narkotika,” kata Narto.

Saat ini, pelaku dan mobil yang bersangkutan sudah diamankan di Satlantas Polres Singkawang, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dia berharap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Karena pada laka tunggal inipun tidak sampai terjadi korban jiwa, hanya kerugian materil saja,” ujarnya.

Salah seorang PKL yang menjadi korban laka tunggal, Saiful menceritakan, dari kejauhan sudah melihat mobil yang dikemudikan Jekli dalam keadaan melaju.

“Dari Jalan Saman Diman, mobil itu sudah laju,” kata Saiful.

Saat berbalik ke belakang dengan membawa ken air, tiba-tiba bunyi suara benturan yang sangat keras.

“Mendengar suara itu, saya langsung merunduk sambil menutup kepala. Di belakang saya ini habis kena pecahan kaca dan barang-barang yang ada di gerobak saya,” ujarnya.

Beruntung, saat kejadian pengunjung sudah tidak ada lagi di tempatnya.

“Kalau masih ada, tidak tahu lagi saya pasti ada memakan korban,” ungkapnya.

Anehnya, saat mau di tolong, orang tersebut sempat marah-marah seraya mau bertanggungjawab atas kejadian itu.

“Beruntung petugas kepolisian segera datang untuk mengamankan pelaku,” pungkasnya.

Pemilik Toko Mas Jakarta, Chandra, meminta agar penabrak tokonya mau bertanggungjawab.

“Saya minta pelaku mau bertanggungjawab,” tegasnya.

Hanya saja dirinya belum dapat memastikan berapa jumlah kerugian yang dialami atas insiden itu.

“Belum tahu, nanti kita hitung dulu berapa total kerugian saya,” ujarnya. (Jarwok)