Desa Ini Masih Kekurangan Sarana dan Prasarana Infrastuktur

oleh
Anggota DPRD Barito Utara saat mengunjungi Desa Hajak untuk melihat kondisi infrastruktur yang dibuthkan warga

MUARA TEWEH – Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara,  hingga saat ini masih membutuhkan sejumlah fasilitas publik, seperti jalan dan jembatan, serta sarana olah raga bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Desa Hajak Sariono mengatakan, sejumlah fasilitas untuk wilayahnya sangat minim. Sehingga membutuhkan perhatian pemerintah daerah, hal tersebut disampaikan kepada wakil ketua DPRD saat melakukan reses di wilayahnya, Selasa (12/9/17).

Menurut,  Sariono dengan kucuran dana desa maupun alokasi dana desa, masih belum mampu membenahi hingga keseluruhan dan hanya bisa dilakukan secara bertahap. Melalui anggaran dari APBD juga diharapkan mampu melakukan pembenahan, seperti jembatan di desa tersebut.

Selain itu keberadaan lokasi lahan kuburan juga saat ini lokasinya sangat terbatas dan meminta kepada pemerintah daerah mengucurkan dana.

Begitu juga dengan lapangan sepak bola hingga saat ini masih belum ada. Sementara lokasi lahan sudah tersedia dan membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah dan DPRD.

“Jadi lahan sudah kami sediakan, cuma penggarapan lahan itu membutuhkan dana yang besar,” kata Sariono.

Selain itu, ada juga jalan umum yang saat ini mengalami longsor saat air sungai naik, dengan longsornya jalan itu, warga yang melintas kesulitan untuk dilalui, apalagi dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Sementara itu wakil ketua DPRD, Aception mengatakan,  dengan usulan perbaikan baik jalan dan lainnya memang diakomodir, namun dengan anggaran terbatas maka usulan tidak seluruhnya direalisasikan. Tapi melihat skala prioritas yang dikerjakan untuk kepentingan umum di desa tersebut.

“Sebagai ibu kota kecamatan maka kita akan fokuskan pembangunan kendati bertahap,” kata Aception.

Selain itu warga masyarakat dalam pengusulan juga melalui proposal untuk memudahkan atau mengingatkan letak dan tempat dimana obyek usulan dimaksud.

Saat ini kata Aception, keberadaan sarana dan prasarana, seperti jalan, jembatan ,kesehatan dan pendidikan juga masih perlu perhatian dari pemerintah.

Oleh karena itu kedepannya dewan secara bersama sama dengan eksekutif akan memperhatikan seluruh masyarakat di wilayah itu.

Sebab lanjut dia, keberadaan jalan dan jembatan sebagai penopang perekonomian, bukan saja di desa itu tapi wilayah lainnya,  apalagi saat ini mayoritas warga mengandalkan pertanian dan perkebunan.

“Kita konsen dulu pada jalan untuk dilakukan perbaikan, kemudian yang lainnya,  agar arus lalu lintas lancar dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan,” tandasnya.(Bn)