Sopir Truk Pembawa Kayu Ilegal Diciduk Polisi

oleh
Ilustrasi - Truk berisi kayu ilegal yang diamankan

PONTIANAK –  Anggota Subdit IV Intelkam Polda Kalimantan Barat, berkerjasama dengan Polres Pontianak menciduk sopir truk pengangkut kayu ilegal inisial AN, di Sungai Ambawang, Minggu (10/09/17).

“Anggota melakukan pengecekan. Hasil pengecekan terungkap bahwa truck tersebut rupanya mengangkut kayu olahan berjenis kayu meranti,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, Kompol Muhammad Husni Ramli, Senin (11/09/17).

Setelah diminta dokumen perizinannya, ternyata sopir berinisal AN tak dapat menunjukkan. Sehingga, kuat dugaan bahwa, kayu yang dibawa sopir merupakan kayu legal.

“AN beserta Truk bermuatan kayu langsung diamankankan ke Polda Kalbar. Setelah itu, anggota Subdit IV Intelkam Polda Kalbar, berkoordinasi dengan kita, untuk dilakukan  pengembangan,” paparnya.

Husni menambahkan, AN juga telah dibawa ke Polresta Pontianak kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Husni, dari hasil pemeriksaan awal, kayu ilegal tersebut akan dibawa AN ke pemesannya berinisial AS, yang beralamat di Gang Budaya, Sungai Ambawang.

“AN mengaku telah mengangkut kayu ini sebanyak 2 kali ke tempat tersebut. Dalam sekali pengangkutan AN diupah pemilik truk berinisial MU, sebesar Rp800 ribu rupiah. MU sendiri adalah warga Sandai Kabupaten Ketapang,” jelasnya.

Husni menegaskan, penguasaan kayu ilegal loging telah melanggar pasal 83 ayat (1) huruf  b Undang – Undang RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (Andi)