Bupati Lepas Kontingen Pesparawi Barito Utara

oleh
Bupati H.Nadalsyah saat menyerahkan bendera peserta kepada Ketua Pesparawi Ompie Herby, di Gedung Balai Antang, Senin (11/09/17)

MUARA TEWEH –  Sedikitnya 250  peserta Pesparawi asal Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, dilepas dalam kegiatan Pesparawi ke 16 yang berlangsung di Kabupaten Lamandau. Pelepasan yang berlangsung di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (11/9) itu, dipimpin oleh Bupati  Barut, H. Nadalsyah didampingi wakil  Bupati Herby, serta wakil Ketua DPRD Barut.

“Saya sangat berterimakasih atas kerja keras dalam mempersiapkan kontingen sejak awal hingga diberangkatkan. Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar sesuai yang diharapkan,” ungkap H. Nadalsyah.

Untuk itu, H. Nadalsyah mengingatkan kepada peserta bahwa seluruh kontingen adalah duta kabupaten.

“Karenanya harus menjunjung tinggi nama daerah dan menunjukan yang terbaik di atas panggung maupun di luar panggung perlombaan,” pinta Nadalsyah.

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan pembangunan sumberdaya manusia dalam meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan yang maha esa. Sehingga, para peserta harus menjalin serta memelihara kerukunan dan kebersamaan serta tali persaudaraan antar umat beragama maupun antar sesama kontingen.

Sementara Ketua Pesparawi Barut, Ompie Herby mengatakan, keberangkatan para kontingen ini dijadwalkan pada tanggal 13 September mendatan, sedangkan pelepasan dilaksanakan lebih awal. Mengingat, para kontingen diberi arahan dan bimbingan secara tehknis.

“Dengan bimbingan secara tehknis, seluruh peserta dapat lebih mantap sesuai dengan bidang yang dilombakan,” kata  Ompie herby yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Barut ini.

Dengan besarnya kekuatan yang disertakan, maka pihaknya optimis mendapatkan juara dalam kegiatan di Kabupaten Lamandau, kendati harus bersiang dengan seluruh kota/ kabupaten di Kalimantan Tengah. Apalagi, sebelumnya kontingen Pesparawi Barut mendapat medali perak dan perunggu di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Mrurung Raya.

Menurutnyan, dalam ajang Pesparawi nanti, juara terbaik akan mengikuti kegiatan nasional yang akan diselenggarakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada akhir tahun mendatang.

“Dengan kegiatan ini, kita berharap para kontingen dapat berbuat banyak di ajang nasional,” pungkasnya.

Kegiatan pesta paduan suara gerejawi tingkat Kalimantan Tengah ini akan dimulai pada 16  hingga 21 September 2017. (Bani)