Golkar Kalteng Optimistis Menang di 9 Daerah

oleh
Kader Partai Golkar Kalimantan Tengah. Partai besutan Setya Novanto ini optimistis dapat menjadi juara di 9 daerah dalam pemilihan kepala daerah.
Palangkaraya – Dari 11 daerah di Bumi Tambun Bungai, yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, Partai Golkar optimistis, bakal menang di 9 daerah dan telah mempersiapkan kader terbaiknya.

kesembilan daerah itu adalah Kota Palangkaraya, dengan calon Fairid Naparin, Kabupaten Katingan, H Surya, Gunung Mas, Jaya S Monong, Seruyan, H Sudarsono, Pulang Pisau, Edi Pratowo, Kapuas Ben Brahim S Bahat, Barito Utara, H Nadalsyah, Sukamara, HM Syairi dan Lamandau, Hendra Lesmana.

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut, maka partai berlambang Pohon Beringin ini melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 1, di Hotel Dandang Tingang, Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya,  selama dua hari dari 8-9 September 2017.

“Secara keseluruhan bakal calon yang sudah masuk ke DPD sudah ada sembilan. Dua belum diambil keputusan. Demikian pula untuk menghadapi 2019, Insya Allah dalam waktu dekat ini, akan ada lagi rapat pimpinan mempersiapkan bakal calon legislatif,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, HM Ruslan AS, di Palangkaraya.

Dengan persiapan yang matang, Ruslan optimistis, Partai Golkar dapat memenangkan target di wilayah tersebut. Kendati tak dimungkirinya banyak tantangan besar yang menghadang di depan mata.

Sedangkan untuk bakal calon pendamping, masih digodok dengan dilakukan survei terlebih dulu. Komunikasi dengan partai koalisi lain pun, telah intens dilaksanakan. Pasalnya untuk menjadi bacalon tidak cukup hanya dengan kapasitas dan kapabilitas.

Sementara itu, Ketua Bidang PP Wilayah Kalimantan, DPP Partai Golkar, Andi Sofyan Hasdam, menjelaskan jika sebenarnya bisa saja Golkar Kalteng menyebutkan kemenangan di 11 daerah. Tetapi karena tidak mau jemawa, makanya hanya menargetkan 9 daerah saja.

Tak lupa juga mantan Wali kota Kota Bontang, Kalimantan Timur dua periode 2001-2011 ini mengingatkan, agar seluruh bacalon kepala daerah supaya berhati-hati. Apabila ingin menang, jangan lebih dari dua persen. Begitu juga sebaliknya.

Hal senada juga dikemukakan mantan Ketua DPD Golkar Kalteng Abdul Razak, yang mengatakan semua calon yang diusung berdasarkan survei. Walaupun figur sudah dikenal di kalangan masyarakat, tapi survei rendah, maka tidak akan didukung.Bagi  beberapa kabupaten yang belum selesai melaksanakan konsolidasi, hendaknya diselesai, sehingga harus mempersiapkan diri menghadapi Pilkada, Pileg dan Pilpres. (riyanti)