Danrem 102/Pjg Pimpin Apel Gelar Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla

0
12
Prajurit saat apel gelar pasukan

PALANGKA RAYA –  Danrem 102/ Panju Panjung, Kolonel Arm M. Naudi Nurdika S.I.P ,M.si selaku Dansatgas Karhutla Provinsi Kalteng memimpin langsung Apel Gelar Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2017 yang dipusatkan di Base Camp Pabrik Kelapa Sawit PT. GRAHA INTI JAYA (GIJ) di Desa Manusup Kabupaten Kuala Kapuas.

Apel tersebut diikuti sebanyak 1 SSK TNI gabungan Korem 102/Pjg, Yonif 631/Atg,Kodim 1011/Klk,1SSK Kepolisian gabungan Polda kalteng, Brimob, Polres Kapuas, 1 SSK Satpol PP Kabupaten Kapuas, gabungan Pemadam Kebaran, BNPB, Brigade Rescue Manggala Agni, 1 SST gabungan Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup, BKSDA dan tim kebakaran dari perusahaan.

Dalam sambutannya, Danrem 102/Pjg menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran peserta apel kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Apel gelar kesiapsiagaan ini dilaksanakan, disamping untuk mengecek kesiapan personel dan materiil secara nyata yang akan dilibatkan dalam menghadapi dan mengatasi bencana, juga sekaligus menjadi pertanda bahwa kesiapan kita apabila sewaktu-waktu digerakkan.

“Berdasarkan fakta dan data bahwa bencana alam kebakaran hutan sering melanda wilayah Indonesia yaitu di Provinsi Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Kebakaran hutan dan lahan  di beberapa Provinsi di Indonesia sudah menjadi agenda rutin dan merupakan isu penting, karena asap yang ditimbulkan menjadi masalah nasional maupun internasional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa bencana Tahun 2016 kebakaran hutan dan lahan menurun signifikan dibandingkan tahun 2015 yang dampaknya luar biasa.  Ada dua kunci Keberhasilan penanganan kebakaran hutan tahun 2016 yaitu upaya pencegahan yang maksimal dan faktor cuaca dimana tahun 2016 adalah kemarau basah. Musim kemarau tahun 2017 adalah kemarau normal, dan ini adalah tantangan bersama.

Sedangkan  dampak dari kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 yang lalu, berdampak pada aktifitas ekonomi yang terhenti, dampak gangguan kesehatan dan hilangnya habitat keragaman hayati yang tidak terhitung secara nilai ekonomi.

Untuk itu, Danrem mengajak semua untuk bekerja sama dalam menaggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan  sesuai dengan tugas dan pengabdian masing-masing.

“Satukan tekad dan semangat dengan mengerahkan seluruh daya dan upaya guna  meningkatkan peran serta agar Kalimantan Tengah ini kedepan terbebas dari bencana kebakaran,” pintanya.

Usai Apel dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada PT. GIJ yang telah berpartisipasi dalam mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalteng. (Humas Kodam)

LEAVE A REPLY